perpisahan
sangat menyakitkan tuhan.. ini seakan seperti pisau yang menmbus ulu hati saya, mengapa saya harus mengalami pederitaan sulit seperti ini.
ingat waktu pertama kali saya mengenalnya, memulai menjalin kisah cinta dengannya hingga saya takut akan kehilangannya dan akhirnya saya harus melepaskannya. semua proses ini sangat menyakitkan saya. mengapa kisah hidup saya terlalu berliku bahkan sangat sulit untuk saya mengerti.
dari awal apa yang paling saya takutkan terjadi kinipun sudah terjadi dan saya rasakan, saya merasa telah kehilangan sebagian dari hidup saya, dan saya merasa telah kehilangan banyak hal.
saya kehilangan semangat, kehilangan arah, kehilangan impian dan harapan saya. kini saya menulis dengan keadaan tidak karuan, air mata mengalir deras mengingat serpihan serpihan kenangan yang kini hanya tinggal masalalu. apa saya sangat tidak pantas merasakan kebahagiaan?
saya tidak mengerti bahkan sangat tidak perduli apa kata orang, namun kenapa untuk mempertahankan apa yang kamu cinta kamupun tidak sanggup dan memilih melepaskannya?
apa kamu tidak takut jika nanti dia menemukan cintanya yang lain yang lebih bisa membahagiakannya di bandingkan kamu?
apa kamu yakin bahwa dia bisa bertahan hidup saat dia dalam keadaan sangat rapuh dan membutuhkan seseorang penyemangat hidupnya?
apa kamu tega menelantarkan cintanya hanya karna kamu tidak sanggup akan rasa cemburu yang membunuh?
dia telah memberimu banyak hal, separuh hidupnya bahkan seluruh jiwanya, namun kau malah mengabaikannya? apa kau pantas seperti itu? dia hanya ingin bahagia karna selama hidupnya hanya denganmu dia pernah melepaskan tertawanya hingga dia lupa akan masalah keluarganya dan sakitnya.
namun kini dia sendiri, hanya berteman dengan puing kenangan yang selalu mengingatkannya akan tentangmu. dai tahankan segala hanya sendiri,
dan kinipun dia memilih menutup hatinya untuk siapapun, dia telah belajar setia dalam mencintai namun semua pengorbanan yang dia lakukan seakan sia sia. dankini dia sudah tidak mempunyai mimpi yang selalu dia bicarakan denganmu, dia akan menjadi wanita penurut yang patuh akan segala perintah, dia tidak lagi menolak bahkan membantah, dia sudah berubah menjadi periang dan lebih sering melamun, karna hatinya telah patah tercabik cabik dan terinjak.
dia sudah menjadi orang yang bahkan tidak mengenal siapapun lagi, mimpinya sudah terkubur di dalam angan, dia sudah lelah akan penderitaan hidupnnya, dia tidak akan pernah mampu bangkit lagii, dia telah menutup diri sanagat rapat . tidak akan ada yang bisa mencarinya lagi, hingga nanti waktunya tiba, dia akan melupakanmu dan bahagia bersama orang yang mungkin akan lebih menghargai cintanya. kelak dia akan menemukannya, dia akan jauh lebih bahagia dan tidak akan ada namamu lagi dalam hidupnya, dia akan melupakanmu lebih dari cara dia melupakan cintanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar